Prodi Teknik Sipil
ANALISIS KONDISI STRUKTUR PERKERASAN LENTUR DENGAN MENGGUNAKAN ALAT BENKELMAN BEAM (BB) (2025)
- Title
-
ANALISIS KONDISI STRUKTUR PERKERASAN LENTUR DENGAN
MENGGUNAKAN ALAT BENKELMAN BEAM (BB) (2025) - https://drive.google.com/drive/folders/1JC2vETxu-OFKEM8oR6Sc7tn0unVly8ms
- Creator
- Teguh Firmansyah
- Date
- 2025
- Description
-
Dengan semakin berkembangnya teknologi dan berbagai kemajuan dalam berbagai
bidang, maka sangat dituntut adanya fasilitas yang mendukungnya. Salah satu dari fasilitas
tersebut adalah prasarana transportasi antara lain jalan dan struktur perkerasan jalan.
Analisis tingkat kerusakan dan mengklarifikasi kondisi perkerasan sangat penting
dilakukan untuk dapat memberikan solusi penanganan terhadap kerusakan jalan. Penilaian
terhadap kondisi fisik perkerasan dapat dilakukan menggunakan metode yang sesuai
melalui pengamatan dan pengukuran langsung terhadap kerusakan yang terjadi pada
permukaan jalan. Dalam penelitian ini menggunakan metode Benkelman Beam
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kondisi dari struktur
perkerasan lentur menggunakan alat Benkelman Beam, pengujian ini dilakukan untuk
mengukur defleksi atau penurunan jalan akibat beban lalu lintas.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa beberapa titik mengalami lendutan yang masih
berada dalam kategori baik, sehingga tidak memerlukan perbaikan struktural yang
signifikan. Namun, terdapat juga salah satu titik yaitu STA 0+200 dengan nilai lendutan
yang cukup tinggi sebesar 1,272 mm. Dan untuk memastikan bahwa ruas jalan Kepanjen –
Pagak dapat berfungsi optimal dalam melayani lalu lintas selama 10 tahun ke depan,
diperlukan tebal lapis tambah sebesar 4,34 cm, namun untuk membantu mempermudah
pelaksanaan dilapangan ketebalan yang direncanakan dibulatkan menjadi 5 cm.
Perhitungan ini mempertimbangkan tingkat peningkatan volume kendaraan serta beban
yang harus ditanggung oleh perkerasan jalan dari waktu ke waktu. - Alternative Title
- S1-1 FT-TS-25 TEGUH FIRMANSYAH
ANALISIS RUAS JALAN SAYUNG TEMU DI KABUPATEN BENGKAYANG AKIBAT PEMBEBANAN KENDARAAN (2025)
- Title
- ANALISIS RUAS JALAN SAYUNG TEMU DI KABUPATEN BENGKAYANG AKIBAT PEMBEBANAN KENDARAAN (2025)
- https://drive.google.com/drive/folders/1NQYeCIlFTnbT3F6s4pN0AnhvjaR6LgFI
- Creator
- ENOS MAWARTA DARMA
- Date
- 2025
- Description
-
Ruas Jalan Sayung Temu adalah jalan utama yang menghubungkan ke kota Bengkayang dan
digunakan untuk penyaluran hasil pertanian serta angkutan galian c ke wilayah Kota Bengkayang.
Perkembangan ekonomi daerah perlu didukung oleh infrastruktur transportasi yang baik. Oleh karena
itu, diperlukan analisis intensitas volume kendaraan terhadap konstruksi jalan yang memenuhi syarat
teknis sesuai fungsi, volume, beban kendaraan, dan sifat lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui dampak pembeban kendaraan terhadap ruas jalan. Penelitian ini dilakukan dengan
pengamatan langsung ruas jalan Sayung Temu dan dilakukan analisi berdasarkan manual desain
perkerasan jalan MDP 2024 dan MKJI 2023. Hasil penelitian ini menunjukan, Volume lalu lintas
yang melalui ruas jalan Sayung Temu menunjukkan tingkat kepadatan yang bervariasi sesuai dengan
waktu tertentu . Data Lalu lintas harian rata-rata (LHR) pada ruas jalan Sayung Temu adalah 1350
SMP/hari dan volume Lalu Lintas yang tercatat pada ruas jalan Sayung Temu adalah 112 SMP/jam.
Kapasitas ruas jalan Sayung Temu dari data hasil penelitian maka didapatkan kapasitas segmen (C)
adalah sebesar 2524 SMP/jam. Kinerja ruas jalan pada pada ruas jalan Sayung Temu dapat dinilai
dengan melihat tingkat kepadatan lalu lintas, dan waktu tempuh yang dibutuhkan, dari perhitungan
derajat kejenuhan didapat nilai 0,04 dengan Tingkat Pelayanan A. CESA (Cumulative Equivalent
Single Axle Load) adalah faktor yang menunjukkan beban lalu lintas yang melalui suatu ruas jalan.
Evaluasi ini penting untuk menentukan ketahanan dan kebutuhan perawatan jalan. Pada ruas jalan
Syung Temu didapat nilai CESA 4 sebesar 119.880,6 dan tebal perkerasan pada ruas jalan Syung
Temu yaitu HRS-WC 5 cm, LFA Kelas A 15 cm, dan LFA Kelas B 15 cm. - Alternative Title
- S1-2 FT-TS-25 ENOS MAWARTA DARMA_2312220191355099
ANALISIS KUAT TEKAN PAVING BLOCK UNTUK PERKERASAN JALAN (2024)
- Title
- ANALISIS KUAT TEKAN PAVING BLOCK UNTUK PERKERASAN JALAN (2024)
- https://drive.google.com/drive/folders/1pv4LbcNUhylKl0AKFvSiy2B_-0Y1cRoK
- Creator
- YUSTINA RUMANGUN
- Date
- 2024
- Description
-
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai kualitas paving block untuk perkerasan jalan
yang diambil dari empat lokasi produksi yang berbeda terhadap uji paving yang sesuai
(Standar Nasional Indonesia) SNI 03-0691-1996. Lokasi produksi paving block yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu dari Pakis, Batu, Turen, dan Wajak. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Analisis Of Varians RAL
(Rancangan Acak Lengkap) dengan α sebesar 5%. Pada hasil penelitian ini didapatkan
kuat tekan paving block paling tinggi yaitu dari Turen dengan nilai kuat tekan sebesar
57.31 Mpa, ke-2 dari Batu sebesar 40.93 Mpa, ke-3 dari Wajak sebesar 34.63 Mpa, dan
yang paling rendah yaitu dari Pakis dengan nilai kuat tekan sebesar 23.70 Mpa. Selain
itu, rata-rata daya serap air paling tinggi yang diperoleh pada paving block yaitu dari
Turen sebesar 8.77% dan penyerapan paling rendah dari Wajak sebesar 7.63%. - Alternative Title
- Yustina Rumangun_2022220181153346_S1 14 FT/TS/24
Studi Eksperimental Pengaruh Penambahan Serat Macro PP Fibers Terhadap Lendutan Dan Lebar Retak Pelat Beton (2024)
- Title
- Studi Eksperimental Pengaruh Penambahan Serat Macro PP Fibers Terhadap Lendutan Dan Lebar Retak Pelat Beton (2024)
- https://drive.google.com/drive/folders/1GMh1Swj6ocuVd3euyCuWpfObiCyAVHgc
- Creator
- Yusril Iqbal Mualana
- Date
- 2024
- Description
-
Salah satu elemen struktural bangunan yang menggunakan beton adalah pelat.
Salah satu jenis pelat beton yang digunakan adalah pelat beton berserat, di mana
serat sintetis digunakan sebagai bahan tambahan untuk mencegah keretakan. Serat
beton Kratos Macro PP Fibers adalah serat polipropilena sintetis yang efektif,
menggantikan peran tulangan baja atau wiremesh dalam beton bertulang serat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat Macro PP
Fibers terhadap lendutan dan lebar retak beton. Penelitian dilakukan melalui
eksperimen di laboratorium Fakultas Teknik Universitas Widyagama Malang.
Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan
metode statistik dengan menggunakan analisis Anova Single Factor untuk kuat
lentur, lendutan dan lebar retak beton dengan menggunakan bantuan Microsoft
Excel. Hasil penelitian menunjukkan penambahan serat Macro PP Fibers
mempengaruhi kekuatan lentur, di mana kekuatan lentur tertinggi terjadi pada
campuran dengan penambahan 3,5 kg/m3 serat, mencapai 78,46 kg/cm2. Namun,
penambahan serat tidak berpengaruh terhadap lendutan pelat beton, dengan nilai
lendutan terkecil pada campuran serat sebesar 1,13 mm. Lebar retak terkecil terjadi
pada campuran dengan penambahan 3,5 kg/m3 serat, yaitu sebesar 0,2401 mm,
menunjukkan pengaruh positif penambahan serat Macro PP Fibers terhadap
mengurangi lebar retakan pada pelat beton. Pola retak yang terjadi pada pelat beton
merupakan retak lentur, retak yang paling sedikit terjadi pada campuran serat
Macro PP Fibers 3,5 kg/m3 dengan jumlah 2 retak. - Alternative Title
- Yusril Iqbal Maulana_201222018153011_S1 3 FT/TS/24
STUDI TERHADAP MODULUS ELASTISITAS DAN KUAT TEKAN BETON DENGAN PENAMBAHAN FLY ASH DAN DAMDEX (2024)
- Title
- STUDI TERHADAP MODULUS ELASTISITAS DAN KUAT TEKAN BETON DENGAN PENAMBAHAN FLY ASH DAN DAMDEX (2024)
- https://drive.google.com/drive/folders/1SbzvViw4gNcfl8kd6mert0UFSamrBlcM
- Creator
- YOAKIM LADITO PAITARMAN
- Date
- 2024
- Description
-
Penelitian ini berfokus pada peningkatan kualitas beton melalui penggunaan bahan
tambahan fly ash dan Damdex, yang bertujuan untuk meningkatkan modulus
elastisitas dan kuat tekan beton. Dalam industri konstruksi modern, beton terus
menjadi bahan bangunan yang dominan berkat sifatnya yang mudah dibentuk dan
kemampuannya untuk menyesuaikan dengan berbagai keperluan struktural. Mutu
beton sangat bergantung pada komposisi bahan penyusunnya, dan penelitian ini
mengeksplorasi potensi peningkatan performa beton melalui kombinasi bahan
tambahan yang ramah lingkungan.Pengujian dilakukan pada beton normal dengan
penambahan fly ash sebesar 15% dan Damdex sebesar 2%, yang dibandingkan dengan
beton tanpa tambahan tersebut. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kuat
tekan, dari 17,1 MPa pada beton normal menjadi 20,00 MPa pada beton dengan
tambahan fly ash dan Damdex. Modulus elastisitas juga mengalami peningkatan,
dengan nilai tertinggi mencapai 21008 MPa, dibandingkan dengan 19306 MPa pada
beton normal.Data yang diperoleh dari uji laboratorium, termasuk analisa saringan
agregat, uji kuat tekan, dan uji modulus elastisitas, mendukung temuan bahwa
kombinasi fly ash dan Damdex dapat meningkatkan kualitas beton. Dengan demikian,
penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan material konstruksi
yang lebih berkinerja tinggi dan berkelanjutan. Kombinasi bahan ini berpotensi
diaplikasikan secara luas dalam proyek konstruksi untuk meningkatkan kualitas
struktur yang lebih efisien dan ramah lingkungan. - Alternative Title
- Yoakim Ladito Paitarman_201222018152777_S1 22 FT/TS/24
ANALISIS KINERJA DAN PELAYANAN OPERASIONAL TERMINAL BUS ARJOSARI (2024)
- Title
- ANALISIS KINERJA DAN PELAYANAN OPERASIONAL TERMINAL BUS ARJOSARI (2024)
- https://drive.google.com/drive/folders/147MtITXafI9IUYZoFtDW-8FplsAJvQt7
- Creator
- TITUS BRANDSMA EDA BENGU
- Date
- 2024
- Description
-
Terminal Arjosari merupakan terminal penumpang Tipe A yang berada pada sisi
utara pintu masuk wilayah administrasi Kota Malang di Kelurahan Arjosari.
Sebagai terminal yang penting dalam melayani kebutuhan masyarakat untuk
melakukan perjalanan, kinerja terminal harus berjalan dengan baik. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja yang mencakup tingkat kedatangan,
tingkat pelayanan dan puncak lalu lintas. Selain itu, pelayanan yang mencakup
kelengkapan fasilitas dan kinerja tempat parkir juga menjadi tujuan penelitian ini.
Dari penelitian diperoleh hasil yang menunjukkan tingkat kedatangan lebih kecil
dari tingkat pelayanan. Seperti pada hari Jumat siang dengan kedatangan bus
terpadat menunjukkan tingkat kedatangan adalah 0.4979 dan tingkat pelayanan
adalah 0.7657. Terminal bus mampu melayani bus lebih cepat daripada bus yang
datang. Hal ini menunjukkan bahwa peluang untuk terjadinya kemacetan pada area
kedatangan sangatlah kecil. Puncak lalu lintas terjadi pada jurusan Malang-Blitar
jalur Eksekutif dibandingkan dengan jurusan dan lain. Hal ini secara khusus terjadi
pada hari jumat siang dengan bus yang menggunakan jurusan Malang-Blitar jalur
Eksekutif sebanyak 27 bus. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa
kinerja dari tempat parkir berjalan dengan baik karena akmulasi kendaraan yang
menggunakan tempat parkir lebih kecil dari kapasitas total tempat parkir, seperti
yang ditunjukkan pada hari jumat pagi yaitu jumlah akumulasi kendaraan di tempat
parkir adalah 18 lebih kecil dari total kapasitas yaitu 32 kendaraan. Selain itu,
standar fasilitas yang tersedia tidak sesuai standar fasilitas untuk terminal tipe A.
Dari 20 fasilitas utama yang seharusnya ada, terdapat 3 fasilitas yang tidak tersedia
di terminal bus arjosari. Sedangkan dari 27 fasilitas penunjang yang seharusnya ada,
terdapat 7 fasilitas yang tidak tersedia. - Alternative Title
- Titus Brandsma Eda Bengu_191222018152498_S1 21 FT/TS/24
INVESTIGASI PENAMBAHAN BLADE TIPE SPIRAL TERHADAP KINERJA DAN STABILISASI TEGANGAN WIND TURBINE DARRIEUS TIPE H (2024)
- Title
- INVESTIGASI PENAMBAHAN BLADE TIPE SPIRAL TERHADAP KINERJA DAN STABILISASI TEGANGAN WIND TURBINE DARRIEUS TIPE H (2024)
- https://drive.google.com/drive/folders/1waWg4pK2-v0HAtVCGohbBkpP1R3yqWVb
- Creator
- Taufiqurrochman
- Date
- 2024
- Description
-
Kebutuhan listrik di indonesia selalu meningkat seiring dengan peningkatan
jumlah penduduk dan ekonomi, kebutuhan listrik di indonesia di dominasi oleh
pembangkit listrik dengan bahan bakar fosil yang pada saat tertentu akan bisa habis.
Maka tujuan penelitian ini adalah untuk Menginvestigasi penambahan blade tipe
spiral pada vertical axis wind turbine darrieus tipe H terhadap kinerja wind turbine.
Waktu kegiatan penelitian di Laboratorium Fenomena Dasar Mesin di Universitas
Widyagama Malang. Hasil penelitian kinerja yang di hasilkan pada wind turbine
paling stabil terhadap aliran angin adalah wind turbine darrieus tipe H dengan nilai
sebesar 5,328 Watt dibandingkan wind turbine combine dengan nilai sebesar 6,376
Watt dan wind turbine spiral dengan nilai sebesar 1,824 Watt. Tingkat kestabilan
tegangan yang paling stabil pada wind turbine darrieus tipe H dengan nilai sebesar
54,5 Hz di bandingkan tipe spiral dengan nilai sebesar 40 Hz dan tipe combine
dengan nilai sebesar 50 Hz. - Alternative Title
- Taufiqurrochman_2222120181154542_S1 32 FT/TS/24
STUDI EVALUASI NERACA AIR BERSIH PADA TANDON AIR TIRTO WENING DESA MASARAN KECAMATAN MUNJUNGAN KABUPATEN TRENGGALEK (2024)
- Title
- STUDI EVALUASI NERACA AIR BERSIH PADA TANDON AIR TIRTO WENING DESA MASARAN KECAMATAN MUNJUNGAN KABUPATEN TRENGGALEK (2024)
- https://drive.google.com/drive/folders/1sC8TgTzbfjKDErI8K-AVxxETUcxUuEYC
- Creator
- SUDIPTA MAHARDIKA BRAMASTA
- Date
- 2024
- Description
-
Air bersih merupakan kebutuhan utama bagi manusia untuk keberlangsungan
hidupnya. Sehingga dalam kehidupan untuk menghadapi permasalahan
ketersediaan air bersih, analisis terhadap proyeksi jumlah penduduk menjadi
sangat penting dalam jangka waktu yang akan datang. Penelitian yang
dilaksanakan bertujuan menganalisis hubungan antara proyeksi jumlah penduduk
dengan kebutuhan air bersih yang menggambarkan kondisi neraca air bersih pada
Tandon Air Tirto Wening Desa Masaran Kecamatan Munjungan Kabupaten
Trenggalek. Metode yang digunakan untuk analisis proyeksi jumlah penduduk
adalah model proyeksi populasi dengan metode geometri, dengan hasil penelitian
jumlah penduduk Desa Masaran pada tahun 2043 sebesar 12.639 jiwa, dan di
wilayah layanan tandon air sejumlah 296 jiwa. Dari hasil perhitungan diketahui
jumlah proyeksi kebutuhan airnya adalah sebesar 9.723,60 m3/tahun atau 0,31
lt/detik, sedangkan ketersediaan air Tandon Air Tirto Wening tahun 2043 adalah
sebesar 38.638,08 m3/tahun atau 1,23 lt/detik. Jadi dapat disimpulkan neraca air
Tandon Air Tirto Wening pada tahun 2043 mengalami surplus sebesar 28.914,48
m3/tahun atau 0,92 lt/detik. Dengan surplus sebesar 0,92 lt/detik maka tandon
dapat digunakan untuk mencukupi kebutuhan air sebanyak 880 jiwa atau dengan
volume tandon diperluas sebesar 79,21 m3, sehingga tandon berada pada kondisi
yang optimal. - Alternative Title
- Sudipta Mahardika Bramasta_191222018152610_S1 34 FT/TS/24
ANALISIS PERBANDINGAN VOLUME PEKERJAAN NON STRUKTUR MENGGUNAKAN METODE AUTODESK REVIT DAN MANUAL KONVENSIONAL PADA GEDUNG REKTORAT ITB WIDYA GAMA LUMAJANG (2024)
- Title
- ANALISIS PERBANDINGAN VOLUME PEKERJAAN NON STRUKTUR MENGGUNAKAN METODE AUTODESK REVIT DAN MANUAL KONVENSIONAL PADA GEDUNG REKTORAT ITB WIDYA GAMA LUMAJANG (2024)
- https://drive.google.com/drive/folders/1riFr5nRqZPF5NicWsEJiHsox8GGXaW9r
- Creator
- Siska Pandina
- Date
- 2024
- Description
-
Perhitungan volume pekerjaan dengan menggunakan metode manual membutuhkan
waktu yang cukup lama dan sering terjadi kesalahan (human error), perubahan desain
pada proses konstruksi juga mengakibatkan volume pekerjaan ikut berubah. Solusi dari
permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan sistem Building Information
Modeling (BIM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan perhitungan
volume pekerjaan non struktur antara metode manual konvensional dengan Autodesk
Revit, memperoleh hasil volume pekerjaan non struktur dengan Metode Manual
Konvensional, memperoleh hasil volume pekerjaan non struktur dengan Autodesk Revit.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif komparatif. Hasil penelitian ini
adalah perhitungan volume pekerjaan non struktur dengan Metode Manual Konvensional
diperoleh dinding bata total 497,1m2. finishing dinding total 2774,0m2. Lantai total 464,5m2. Plafon total 246,7 m2. Pada pemodelan kusen pintu total 36,76m1 dan kusen jendela total 403,3 m1. Penutup atap total 323,9m2. Sedangkan hasil perhitungan volume pekerjaan non struktur dengan Software Autodesk Revit diperoleh volume Luas dinding bata diperoleh total 492,0m2. Finishing dinding total 2799,0m2. Lantai granit total 462m2. Plafon total 246m2. Pada pemodelan kusen pintu total 36,8 m1 dan kusen jendela total 403,3m1. Penutup atap total 322,4m2. Dapat disimpulkan bahwa software revit dibandingkan dengan metode manual diperoleh selisih yang cukup signifikan. Pada pekerjaan dinding bata didapat selisih sebesar 1,0%. Pada pekerjaan finishing dinding didapat selisih sebesar 0,9%. Pada pekerjaan pola lantai didapat selisih sebesar 0,5%.
Pada pekerjaan plafon didapat selisih sebesar 0,3%. Dan pada pekerjaan Kusen pintu
tedapat selisih sebesar 0,1%, sedangkan pada Kusen jendela terdapat selisih sebesar 0%.
Pada pekerjaan penutup atap didapat selisih sebesar 0,5%. - Alternative Title
- Siska Pandina_201222018152990_S1 5 FT/TS/24
STABILISASI SWELLING VOLUMETRIK (3D) TANAH LEMPUNG EKSPANSIF TIPE SANGAT TINGGI DENGAN LUMPUR LAPINDO (2024)
- Title
- STABILISASI SWELLING VOLUMETRIK (3D) TANAH LEMPUNG EKSPANSIF TIPE SANGAT TINGGI DENGAN LUMPUR LAPINDO (2024)
- https://drive.google.com/drive/folders/1PIakcSDFAdX2yqDMyFLthRZF7ZsB8Oxp
- Creator
- SIKSTALIA DARMAYANTI
- Date
- 2024
- Description
-
Tanah lempung ekspansif adalah jenis tanah yang memiliki sifat kembang susut
sangat tinggi. Pada tanah lempung ekspansif permasalahan yang sering terjadi
adalah proses kembang-susut tanah. Peristiwa kembang-susut yang sangat tinggi
pada tanah lempung ekspansif bisa mengakibatkan kerusakan pada jalan raya dan
bangunan ringan. Untuk memperbaiki tanah lempung ekspansif bisa dilakukan
dengan metode stabilisasi tanah secara kimiawi. Pada penelitian ini menggunakan
lumpur Lapindo sebagai bahan stabilisasi swelling volumetrik (3D), tanah lempung
ekspansif di ambil dari kecamatan Tirtoyudo. Komposisi campuran lumpur
Lapindo dan tanah lempung ekspansif yang digunakan adalah Tanah 100% +
lumpur Lapindo 0%, tanah 95% + lumpur Lapindo 5%, tanah 90% + lumpur
Lapindo 10%, tanah 85% + lumpur Lapindo 15% dan tanah 80% + lumpur Lapindo
20%. Pengujian yang dilakukan pada tanah lempung ekspansif Tirtoyudo meliputi
uji sifat fisis, sifat mekanis dan uji swelling volumetrik (3D). Dari penelitian yang
telah dilaksanakan didapat nilai swelling volumetrik tanah lempung ekspansif
dengan penambahan lumpur Lapindo 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%, Nilai swelling
volumetrik yang dihasilkan adalah 38,12%, 18,29%, 12,15%, 11,95%, dan 6,54%.
Untuk mendapatkan nilai optimum dari uji swelling volumetrik(3D) dapat
dilakukan menggunakan perhitungan regresi linear berganda sehingga
mendapatkan hasil yaitu 16,99%. - Alternative Title
- Sikstalia Darmayanti_181222018151418_S1 16 FT/TS/24
Modified:
Jul 9, 2026, 9:52:07 AM